Pengaturan Suara

Posted on Posted in Artikel Public Speaking

Dalam komunikasi, suara berperan sebagai jembatan isi pesan dan maknanya dari satu pihak ke pihak lainnya.

olah suara
latihan pidato

Kita perlu mengelola suara dengan baik, sehingga memiliki daya tarik bagi pendengar. Suara yang baik ketika berbicara adalah suara yang ekspresif penuh makna. Pengelolaan suara akan menyebabkan pendengar tidak jenuh. Sebaliknya, suara yang monoton menyebabkan pendengar jenuh dan mudah mengantuk.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengaturan suara, yaitu: volume, tone, clarity, quality, speed and pause.

Volume

Suara akan terdengar dengan baik jika volumenya cukup. Artinya, suara kita dapat diterima dengan jelas oleh pendengar. Ketika berbicara, kita akan melihat reaksi pendengar. Jika pendengar terlihat bingung dan menunjukkan konsentrasi penuh untuk mencari-cari sumber suara, kemungkinan, volume suara kita kurang, sehingga pendengar tidak nyaman.

Tone

Tone berarti nada. Dalam seni berbicara, yang dimaksud tone adalah naik dan turunnya suara. Suara akan terdengar menarik jika kita menaikkan atau menurunkan nada suara, sesuai dengan ekspresi, isi pembicaraan, dan makna. Pembicaraan akan monoton jika suara kita datar; tidak naik dan turun.

Perhatikan juga, agar suara kita tidak sengau atau mendengung ketika berbicara. Walaupun setiap orang memiliki karakter dan jenis suara tertentu, alangkah baiknya jika kita berusaha untuk mengatur suara agar memiliki tone yang seimbang dan tidak sengau.

Clarity

Adalah aspek suara yang menunjukkan, “Apakah suara kita jelas atau tidak?”

Kejelasan lafal yang kita ucapkan, akan membantu pendengar untuk menikmati isi dan makna pembicaraan kita.

vokal yg jernih
vokal yg jernih

Clarity merupakan hasil dari artikulasi yang baik dalam pengucapan. Artikulasi yang baik akan membantu pendengar untuk memahami isi pembicaraan. Sebaliknya, jika artikulasi tidak jelas, pendengar akan sulit menyimak isi pembicaraan kita. Artikulasi yang baik juga akan menjadikan pembicaraan kita lebih menarik dan terlihat profesional.

Quality

Apakah suara Anda hilang di ujung kalimat? Atau, terdengar seperti orang terjepit yang kehabisan nafas? Jika jawabannya tidak, berarti suara Anda sudah memiliki kualitas yang cukup.

Quality adalah kriteria suara kita; apakah suara kita memiliki kualitas yang enak untuk didengar? Terkadang, ada suara yang kurang halus, bergetar, dan terkesan serak. Oleh karena itu, usahakanlah untuk menjaga kesehatan pita suara dan tenggorokan agar suara yang kita hasilkan terdengar baik. Selain itu, latihlah suara kita. Mengikuti kursus olah vokal adalah langkah baik untuk menghasilkan suara yang berkualitas.

Speed and Pause

Dalam berbicara, kita harus memiliki kontrol suara yang bagus. Kontrol pertama, dilakukan terhadap kecepatan berbicara. Jika berbicara terlalu cepat, pendengar akan kesulitan menyimak makna pembicaraan kita. Sebaliknya, jika berbicara terlalu lambat akan membuat pendengar jenuh dan mengantuk. Jadi, yang baik adalah berbicara dengan kecepatan sedang. Pembicara harus dapat mengatur, kapan harus agak cepat dan kapan lambat. Biasanya, jika makna/isi pembicaraan tidak terlalu penting dan tidak perlu diingat, pembicaraan kita bisa lebih cepat. Akan tetapi, jika isi pembicaraa kita merupakan hal yang penting dan perlu pendengar ingat, pembicaraan kita agak lambat.

Pause artinya waktu yang tepat ketika kita harus berhenti sejenak untuk menarik nafas. Diam atau jeda ini memberikan kesempatan kepada pendengar untuk mengendapkan isi dan makna pesan kita, dalam benaknya.

Kiat sederhana melatih agar suara Anda terdengar lebih baik:

  1. Berdiri tegak, posisi jangan terlalu rapat.
  2. Tangan tergantung biasa dan rileks.
  3. Ambil nafas yang dalam, berhitung sampai empat, dan rasakanlah bagaimana ruang dada Anda mengembang.
  4. Bahu tidak diangkat agar tidak mengurangi volume dada.
  5. Tarik nafas di paru-paru. Pada hitungan keempat, keluarkan udara melalui mulut.
  6. Sebelum berbicara, jangan makan terlalu banyak, karena akan mempersempit paru-paru sehingga pembicaraan kita tidak maksimal.

Selamat berlatih.

One thought on “Pengaturan Suara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *