Ceramah itu Bukan Pelatihan

Kenapa sih, kasih ceramah ndak selalu tepat dalam sebuah pelatihan?

Trainer pemula, seringkali bingung antara sajikan presentasi dengan memfasilitasi pelatihan (baca: training). Ngomong, alias ceramah, tidaklah sama dengan pelatihan. Sebab jika disamakan, bisa-bisa semua pembelajaran (orang dewasa) mestinya hanya mendengarkan (ceramah). Kita perlu paham, perbedaan antara presentasi (Pr) dan pelatihan (Tr).

 

1. Penggunaan pertanyaan.
Tr: Sebagai bagian dari proses belajar dan selama pembelajaran.
Pr: Dipakai untuk alat klarifikasi (penjelas maksud), sering dimunculkan di akhir sesi.

2. Penyajian.
Tr: Berpusat pada partisipan (learner-centered).
Pr: Berpusat pada konten/materi (information-centered).

3. Lalu lintas komunikasi
Tr: Dua arah (bahkan bisa tiga arah: pelatih-peserta-peserta).
Pr: Satu arah.

4. Kebutuhan pengembangan diri di sisi pendengar
Tr: Kesegeraan bertindak, di level perilaku/kebiasaan.
Pr: Keingintahuan, di level kognitif.

5. Hasil muncul dari…
Tr: Interaksi dan praktik.
Pr: Mendengarkan dan/atau membaca informasi.

6. Yg peserta lakukan…
Tr: Aktivitas yg bervariasi.
Pr: Mendengarkan, mencatat, bertanya.

7. Bukti pembelajaran peserta, dapat diketahui dari…
Tr: Demonstrasi (simulasi), tes verbal/tulis, umpan balik.
Pr: Umpan balik verbal.

Setelah membaca ketujuh perbedaan di atas, apa yang berubah dari diri Anda?

Selamat berlatih.

-Rio Purboyo | pengasuh kafe bakat
( bit.ly/bicara )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *