Persuasi Visual

Infeksi bakteri adalah masalah serius bagi rumah sakit. Dengan ribuan orang meninggal setiap tahun, karena kuman yang berasal dari satu pasien berpindah kepada pasien lain di tangan para dokter dan perawat. Tapi, meminta para tenaga kesehatan untuk mencuci tangan mereka setelah pemeriksaan tidaklah mudah. Walaupun, semua orang tahu itu adalah tindakan yang benar.

Gampangnya, pihak rumah sakit mengalami masalah penjualan-ide yang kuno. Sama seperti, jika ada organisasi yang berusaha membujuk anggotanya untuk mulai melakukan “tindakan terbaik”, sementara kebiasaan lama sudah sedemikian melekat.

persepsi-visualDalam New York Times Magazine, tertulis “Mengapa mencuci tangan menjadi sesuatu yang sulit dijual?” Tajuk ini adalah penelitian penulis buku “Freakonomics”, yang berfokus pada cerita di RS Cedars-Sinai, Los Angeles. Di RS ini, ada beberapa alasan untuk minimnya kebiasaan cuci tangan:

  • para petugas kesehatan itu terlalu sibuk,
  • wastafelnya tidak selalu berada di tempat yang mudah terjangkau,
  • dan, yang paling mengejutkan, para dokter percaya bahwa mereka SUDAH mencuci tangan mereka.

Ada seberkas kesombongan pada alasan terakhir, itu. Setiap petugas kesehatan yakin, bahwa “orang lain”-lah yang menjadi sumber masalah bakteri ini.

Keadaan ini membawa para pengelola rumah sakit pada masalah kebijakan organisasi. “Bagaimana bisa menjual ide kepada para dokter untuk mencuci tangan tanpa menyinggung atau melawan mereka?”

Continue reading Persuasi Visual